Langsung ke konten utama

Cara memasang overstek panel lantai yang benar

Dalam penggunaan panel lantai AAC juga bisa di buat overstek, tetapi ada beberapa persyaratan yang perlu kita perhatikan agar kekuatan atau daya dukung panel lantai AAC terhadap beban tidak berkurang dan menghindari kesalahan yang mengakibatkan panel lantai AAC patah.
Istilah overstek pada bangunan adalah bagian bangunan / konstruksi yang menggantung tanpa ditopang  balok atau dinding. Overstek dapat berupa tritisan, lantai bangunan, topi-topi dan lain-lain.
Overstek merupakan salah satu ciri dari bangunan tropis yang gunanya untuk melindungi dinding, kusen, dari cuaca atau mengurangi sinar matahari yang menyinari kaca jendela dan dinding.
Untuk overstek pada panel lantai AAC perlu dibuat lubang kotak berkuran 5 x 5 cm di bagian sisi panel lantai AAC yang berguna sebagai tempat menaruh angkur sebagai konektor antara panel lantai dengan struktur (balok).

01
041
Ketentun panjang yang diperbolehkan untuk oversteak adalah maksimal 1/4 panjang bentang panel lantai AAC.
021
Setelah besi angkur terpasang semua diantara panel maupun di dalam lubang di sisi kanan kiri panel lantai AACmaka dilakukan proses akhir yaitu penggunaan Grouting sebagai penutup angkur dan besi .
031


Komentar

  1. M30 slot machine game - jtmhub.com
    M30 slot 거제 출장샵 machine game | JtmHub.com. This game is 서귀포 출장안마 played on PC, mobile phone, tablet and tablet. The game is 보령 출장안마 available 경상남도 출장안마 in many 군포 출장마사지

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

CARA MENGHITUNG KEBUTUHAN SEMEN, PASIR, SPLIT DALAM PENGECORAN

Dibuat ringkasan........................................ Menghitung kebutuhan bahan untuk COR (1:2:3) Atau perbandingan  Semen : Pasir : Split = 1 : 2 : 3 Dasar Acuan 1 zak semen = 5 sekop pengki 1 zak semen = 1 dolak = 0,024 m3 (pendekatan ukuran zak semen 50kg = 10cm x 40cm x 60cm) 1 dolak semen : 2 dolak pasir : 3 dolak split atau 0.024 m3 semen : 0.048 m3 pasir : 0.072 m3 split. Nah sekarang misal kita ingin membuat dak dengan ukuran 10 m x 6m dengan tebal 10 cm berapa kebutuhan materialnya jika ingin dibangun dengan mutu beton 1:2:3 ? Volume beton = 10 x 6 x 0.1 = 6 m3 Total campuran tersebut adalah 1+2+3 = 6, itu berarti 1/6 adalah semen, 2/6 adalah Pasir, dan 3/6 adalah split. Maka kebutuhan semen : 6 m3 x 1/6 = 1 m3 ; Pasir : 6 m3 x 2/6 = 2m3 ; Split : 6 m3 x 3/6 = 3 m3 1 m3 semen adalah 1 : 0,024 = 41.6 = 42 zak semen Selanjutnya sudah bisa di perkirakan berapa harga 42 zak semen. 2 kubik pasir. 3 kubik split. Daftar komposisi beton sesuai standar yg ber...

Cara membuat cor beton K 100, K 125, K 150, K 175, K 200, K 225, K 250, K 275, K 300, K 325, atau K 350. komposisi sesuai SNI DT-91-0008-2007

Proses pembuatan beton harus dilakukan dengan cara yang sedemikian rupa supaya hasilnya berkualitas bagus. Selain workabilitas-nya tinggi, beton yang baik juga perlu mempunyai sifat kohesi yang tinggi pula, khususnya ketika masih dalam kondisi plastis. Hal ini dimaksudkan agar beton tersebut memiliki tingkat kekuatan yang kokoh dan daya tahannya awet. Salah satu caranya adalah dengan menyesuaikan bahan-bahan penyususn adukan beton terhadap lokasi di mana beton tersebut akan dibangun. Pada dasarnya, beton adalah bahan bangunan yang terbuat dari campuran semen, agregat, dan air. Ada dua macam agregat yang biasa digunakan yaitu agregat kasar (kerikil) serta agregat halus (pasir). Kadang-kadang ditambahkan juga zat aditif ke dalam adukan beton untuk tujuan tertentu. Misalnya agar beton cepat mengering, tahan terhadap air, memiliki warna, dan sebagainya. Bagaimana proses suatu beton dibuat? Di bawah ini panduannya  Bahan yang dibutuhkan : Semen Pasi...

Membuat Konstruksi Pelat Lantai Beton / Cor dak beton

Apa itu pelat lantai? Apa sajakah macam-macam pelat lantai pada konstruksi suatu bangunan? Apa kelebihan dan kekurangan dari masing-masing jenis pelat lantai tersebut? Bagaimana pula struktur pelat lantai ini dibuat? Pelat lantai adalah struktur bangunan yang bukan berada di atas tanah secara langsung. Artinya pelat lantai merupakan lantai yang terletak di tingkat dua, tingkat tiga, tingkat empat, dan seterusnya. Dalam pembuatannya, struktur ini dibingkai oleh  balok beton  yang kemudian ditopang kolom-kolom bangunan. Pembuatan struktur pelat lantai harus memperhatikan ukuran ketebalan pelat tersebut. Faktor-faktor yang mempengaruhinya antara lain besar lendutan yang diijinkan, lebar bentangan atau jarak antar-balok pendukung, dan bahan material yang digunakan. Tingkat ketebalan minimum dari pelat lantai yaitu 12 cm menggunakan tulang berupa 2 lapis besi beton berdiameter 10 mm dan berjarak 10 cm pada lokasi momen maksimum, serta 2 lapis besi beton berdiameter 10...